• Post Title

    Category

    Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s,when an unknown printer...

    Buton

  • Tim Italia bersuka cita atas lolosnya ke semifinal
    Saat ini saya memang sedang demam Euro 2012. Padahal sebelumnya saya tak mengikuti pertandingan sepak bola dunia. Hanya saja saya sudah menyukai tim sepak bola dari negara pizza, Italia sejak tahun 2006. Dulu, saya hanya sekadar suka karena Italia menang Piala Dunia tahun 2006. Tapi semakin kesini saya benar- benar menyukai tim asuhan Cesare Prandelli ini, saya mendukung penuh tim Italia.
    Sejak awal pembukaan Euro 2012, banyak yang tidak menjagokan Italia karena tim Pirlo cs ini sudah kehilangan sinarnya sejak menjuarai piala dunia 2006. Tapi saya tetap kukuh bahwa Italia dapat bertahan di Polandia lebih lama. Di kualifikasi grup pun, Italia yang awalnya tidak diunggulkan saat melawan Spanyol, ternyata membuat kejutan dengan menahan imbang 1 sama. Juga saat bertanding dengan Kroasia. Hingga akhirnya Italia menjadi runner up grup C setelah berhasil mengalahkan Rep Irlandia 2-0, juga terbantu berkat kemenangan dari gol tunggal Spanyol melawan Kroasia.
    Tak hanya itu, Italia kembali mengejutkan publik pecinta sepak bola setelah tadi dini hari berhasil mengalahkan Inggris dengan adu pinalti 4-2 dan berhasil lolos ke babak semifinal melawan negara Jerman. Sebelum pertanding, tim dengan julukan The Three Lions ini sudah sesumbar. Pelatih tim nasional Inggris, Roy Hodgson optimis menyatakan bahwa timnya akan mengalahkan Italia dengan waktu 90 menit, dan tidak akan terjadi penalti sehingga membuat dirinya tidak perlu mempersiapkan algojo adu penalti. “Saya tidak mengantisipasi pertandingan sejauh itu. Saya optimis. Saya melihatnya kami akan menang dalam pertandingan 90 menit, jadi mengapa saya harus memikirkan pertandingan 120 menit ketika kami belum menendang bola? Itu pemikiran yang negatif.” Ujar Hodgson seperti yang dilansir The Sun.
    Buffon bersorak merayakan kemenangan
    Berbeda dengan tim Inggris, Prandelli justru sudah menyiapkan algojo untuk adu penalti, yakni Andrea Pirlo, Mario Balotelli, Daniele De Rossi, Thiago Motta dan Antonio Di Natale. Sedangkan dari pihak Jerman yang telah memastikan diri lolos ke semifinal lebih memilih tim Inggris sebagai lawannya di semifinal. Pelatih Der Panzer, Joachim Loew juga menyatakan bahwa tim Inggris telah terorganisir dan berkembang dengan arahan Roy Hodgson. “Inggris jauh lebih baik di bawah arahan Roy Hodgson, dibandingkan Inggris pada 2010. Mereka jauh lebih terorganisir, serangan balik mereka cepat. Roy dalam waktu singkat, telah benar- benar membangun sebuah tim secara kompak, dan membuat mereka siap bertanding di kejuaraan ini, mereka tidak seperti yang terjadi di tahun 2010, dan mereka benar- benar bermaini dengan baik sebagai sebuah tim. Roy telah berhasil mengatur tim ini dengan sangat baik, dan taktik mereka lebih baik daripada tahun 2010 lalu.” kata Loew memuji tim Inggris.
    Menurutku, Hodgson memang telah berhasil membangun tim Inggris menjadi lebih terorganisir, tetapi ia terlalu sesumbar dengan tidak memperhatikan kemungkinan- kemungkinan yang terjadi saat timnya melawan Gli Azzurri.
    Juru Kunci kemenangan Italia, Pirlo
    Pertandingan Inggris kontra Italia disebut- sebut sebagai pertandingan paling seru di babak perempat final ini sebab kedua tim sama- sama sedang ingin mengembalikan kejayaan mereka dan ngotot ingin menang. Hasil imbang dan terjadinya adu penaliti memang sudah ditebak oleh banyak pihak. Hanya kemenangan atas Inggris yang bisa jadi titik awal Azzurri bisa dipandang lagi sebagai salah satu raksasa, begitu pula sebaliknya.
    Meskipun lolos dengan susah payah dari fase grup, tapi performa Andrea Pirlo dan kawan- kawan pantas mendapat acungan jempol, Prandelli dinilai sudah melakukan perubahan gaya bermain pada Italia. Kapten sekaligus penjaga gawang Italia, Ginaluigi Buffon, meminta rekan- rekannya agar tampil sepenuh hati demi meraih kemenangan dan mengembalikan prestise mereka yang sudah hilang dalam beberapa tahun terakhir.




    Tendangan Pirlo yang menjebol gawang Joe Hart saat adu penalit

    Kini mereka harus menyiapkan diri untuk bertanding untuk bisa mencapai final dengan melawan Der Panzer Jumat 26 Juni mendatang. Apapun hasilnya, saya berharap Italia bermain bagus dan membuktikan bahwa mereka masih menjadi tim hebat yang mampu melawan tim- tim yang dijagokan. Glory Gli Azzurri~

    0 comment:

    Post a Comment

    Terima kasih sudah berkujung dan membaca kiriman saya. Kirim balik komentar kalian :)

    rss
    rss


    Copyright © 2010 kid.asya.riu All rights reserved.Powered by Blogger.